PENGUATAN LITERASI HUKUM ADAT MELALUI PENYUSUNAN BUKU SYARAH HUKUM ADAT DI BUMI SERENTAK BAK REGAM KABUPATEN BATANG HARI: PERSPEKTIF PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DAN MANAJEMEN PENDIDIKAN
Abstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendokumentasikan, memperjelas, dan memperkuat literasi masyarakat mengenai hukum adat Melayu melalui penyusunan Buku Syarah Hukum Adat di Bumi Serentak Bak Regam Kabupaten Batang Hari. Kegiatan dilaksanakan pada tahun 2025 melalui kolaborasi antara Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Batang Hari, akademisi, tokoh adat, unsur pemerintah daerah, dan masyarakat yang memiliki pengetahuan tentang adat Melayu Jambi. Metode yang digunakan adalah pendekatan pengabdian kolaboratif dengan tahapan pengumpulan data, penelusuran dokumen, konsultasi pakar dan tokoh adat, penyusunan draf, pembahasan substansi, validasi materi, serta penerbitan awal buku. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyusunan buku syarah hukum adat mampu mengubah pengetahuan adat yang sebelumnya banyak diwariskan secara lisan menjadi sumber rujukan tertulis yang lebih sistematis. Buku tersebut disusun dengan mempertimbangkan nilai Islam, adat Melayu, dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain berfungsi sebagai panduan bagi pemangku lembaga adat di tingkat desa dan kelurahan, buku ini juga berpotensi menjadi sumber belajar berbasis kearifan lokal. Dalam lingkup manajemen pendidikan, kegiatan ini mencerminkan praktik pengelolaan pengetahuan lokal yang dapat mendukung pendidikan karakter, literasi budaya, serta pembelajaran kontekstual. Keberlanjutan program perlu diperkuat melalui sosialisasi, pelatihan pemangku adat, distribusi buku, dan evaluasi pemanfaatannya di masyarakat.






