KEGUNAAN ILMU DALAM PRAKTIK BIMBINGAN DAN KONSELING: PERSPEKTIF MORAL, NILAI, PENGEMBANGAN MASYARAKAT, DAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL
Keywords:
Etika Konseling, Kegunaan Ilmu, Tanggung Jawab SosialAbstract
Ilmu pengetahuan sebagai landasan profesi Bimbingan dan Konseling (BK), tidak beroperasi dalam ruang hampa, melainkan memiliki dimensi kegunaan yang sarat dengan implikasi etis dan sosial. Artikel ini bertujuan untuk melakukan tinjauan literatur secara mendalam terhadap kegunaan ilmu dalam konteks BK, dengan mengeksplorasi empat aspek krusial: hubungan ilmu dan moral, ilmu dan nilai, peran ilmu dalam pengembangan masyarakat, serta tanggung jawab sosial ilmuwan (konselor). Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis secara kritis buku-buku filsafat ilmu dan artikel-artikel dari jurnal ilmiah kontemporer. Hasil analisis menunjukkan bahwa kegunaan ilmu dalam BK tidak dapat direduksi menjadi sekadar efektivitas teknis. Ilmu dan moral saling berkelindan dalam setiap keputusan klinis; praktik konseling tidak pernah bebas nilai (value-free); pengetahuan ilmiah dalam BK memiliki potensi besar untuk pengembangan masyarakat; dan status sebagai ilmuwan melekatkan tanggung jawab sosial yang inheren pada diri seorang konselor. Pemahaman holistik terhadap dimensi-dimensi kegunaan ini esensial untuk membentuk praktisi BK yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga bijaksana secara etis dan relevan secara sosial.







